pod-cast record
Radio Republik Indonesia dengan warta berita. Pukul 08.00
Waktu Indonesia Barat. Inilah Radio Republik Indonesia menyampaikan warta
berita. Bersama saya, Egi Famela.
20-23 september kota semarang kembali menggelar festival
kota lama. Bertemakan Beda Masa Satu Rasa, festival kota lama menyulap suasana
masa kini dengan rasa yang sama dengan tempo dulu.
Terlihat dari sajian kuliner legendaris, serta fasilitas
pelayanan jelajah kota lama, dan temu
pusaka Indonesia.
Selain itu festival kota lama juga mengangkat keberagaman
kota semrang. Terlihat dengan adanya produk akuturasi budaya seperti Kue Ganjel
Rel, kopi arab dan penampilan seseorang bak orang belada dalam Temu Pusaka
Indonesia.
Festival kota lama tahun ini merupakan acara yang unik dikarenakan
ketika kita memasuki bazar kuliner. Disana pengunjung harus menukarkan uang nya
dengan uang mainan untuk membeli makanan.
Panitia penukaran uang di bazar kuliner, Rizki
mengungkapkan “ konsep penukaran uang dibazar kuliner ini merupakan suatu upaya
untuk mengembalikan seperti zaman dulu. Uang asli ditukar dengan uang mainan sebagai
alat pembayaran di stand kuliner. Panitia
menyediakan pecahan 50,20,10,5,dan 1. 50.000 ditukar dengan 50, dan 20.00
ditukar dengan 20, begitupula yang lainnya”
“jadi ini konsep penukaran uang nya kita pengen kayak
zaman dulu. Kita nyediain pecahan 50, 20, 10, 5 dan 1. 50.000 dituker sama 50,
20.00 dengan 20, gtu juga yang lainnya”
Lokasi Festival kota lama kali ini berbeda dari tahun
sebelumnya dikarenakan adanya pembangunan, tepatnya di Jalan Cendrawasih, di
depan Gereja Gedangan. Dan digelar mulai pukul 16:00 hingga 22:00 WIB, kecuali
di hari Minggu yang dimulai lebih awal pukul 12.00-22.00 WIB. Dilihat dari
ramai nya pengunjung mulai dari anak anak hingga lansia.
Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik jazz
dari Nial Djuliarso, Ten2five, dan Tohpati. Tak lupa Bonlancung, kampung
pembuatan kulit lumpia terbesar yang ada di Indonesia.
Sekian warta berita, produksi Radio Republik Indonesia.
Komentar
Posting Komentar