Hard News Penulisan Kreatif FISIP goes to DAC



FISIP goes to DAC


Diponegoro Art Competition (DAC) merupakan kompetisi tahunan tingkat universitas yang rutin diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa bidang Seni dan Olahraga Universitas Diponegoro. DAC tahun ini mengusung tema yang berbeda dari sebelumnya, yaitu bertemakan Road to Peksiminas. Sebelum sampai pada tahap DAC, tiap fakultas melakukan persiapan terlebih dahulu, seperti di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yaitu FISIP.

Fisip goes to DAC merupakan seleksi bakat tingkat fakultas menuju tingkat universitas di bidang seni. Tentunya DAC kali ini berbeda dengan DAC sebelumnya karna di tahun 2018 DAC akan berlanjut pada perlombaan Peksimida bahkan sampai Peksiminas. Badan eksekutif mahasiswa FISIP bidang Minat dan Bakat yang mewadahi FISIP goes to DAC ini mengadakan seleksi beberapa cabang seni, mulai dari solo vocal (pop, dangdut, keroncong, seriosa), vocal grup, fotografi, lukis, monolog, menulis cerpen, menulis lakon, komik strip, design poster, serta puisi. Kompetisi ini  diikuti oleh para perwakilan dari seluruh departemen yang ada di fisip, mulai dari adm.bisnis, adm.publik, pemerintahan, hubungan internasional, serta ilmu komunikasi angkatan 2014 hingga 2017.

Tujuan dari fisip goes to dac ini adalah untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa fisip. Seleksi fisip goes to dac ini diadakan di Student Center tepatnya di sekretariat UKM futsal dan dilaksanakan selama 6 hari, mulai dari tanggal 13 sampai 18 maret 2018.  Fisip goes to DAC sangat diminati oleh masyarakat FISIP. Pasalnya, dalam pendaftarannya saja terhitung 112 peserta lomba yang mendaftar sehingga pendaftaran kali ini berlangsung cukup lama. Juri dalam fisip goes to dac bidang vocal adalah pemenang DAC tahun lalu yang pastinya punya kapabilitas dan prestasi bidang vocal yang tak perlu diragukan lagi.
Tidak hanya itu, fisip juga mendatangkan langsung seniman seniman terpercaya dari Institut Seni Indonesia dan Universitas Negeri Yogyakarta sebagai juri fotografi dan seni lukis. Dari 112 peserta, terdapat 21 pemenang yang siap dihantarkan menuju Diponegoro Art Competition.

Mereka adalah fadil (monolog), Afi (fotografi), Ahmad syafii (dangdut pa), Andika Adi Saputra (baca puisi), Annisah (cipta puisi), Arin (komik strip), Bening (keroncong pi), Daliaayu sekar (baca puisi), devi simamora (pop pi), orange choir (vocal grup),  Egi Famela (seriosa putri) Dian Fitriani (dangdut pi), eca (menulis cerpen), fadia (menulis lakon), hanifa (baca puisi), nabilla (baca puisi), Natasya (pop pi), rendra (pop pa), Sultan (dangdut pa), Nadia Tatheana (lukis), Zahra (menulis cerpen).
Menurut Chrecencya Ekarishanti selaku Ketua BEM FISIP UNDIP, FISIP goes to DAC diselenggarakan guna mempersiapkan seniman2 yg menjadi delegasi dari FISIP agar mereka dapat menampilkan dan menghasilkan hasil karya karya terbaiknya. Dengan persiapan yg matang mulai dari administrasi, latihan, dan pembinaan yg baik, wanita yang akrab disapa Cece ini yakin, bukan suatu hal yg sulit utk memperoleh hasil yg maksimal dalam ajang bergengsi ini.

Tak hanya itu, melalui kompetisi ini, BEM FISIP berusaha menjalankan perannya untuk mewadahi minat dan bakat mahasiswa FISIP, khususnya dalam hal seni sehingga nantinya akan lebih mudah utk membuat database keahlian & prestasi mahasiswa serta penyaluran ke kompetisi yg lebih tinggi dan mengharumkan nama FISIP serta mencetak prestasi yg mampu menginspirasi mahasiswa FISIP lainnya.

Dalam penyelenggaraan FISIP goes to DAC kali ini jurusan komunikasi menjadi jurusan terseni seFisip. Terbukti dari seluruh cabang perlombaan ilmu komunikasi meraih juara terbanyak, mulai dari solo vocal pop putra dan putri, seriosa,serta keroncong selain itu juga fotografi, cipta puisi, serta seni lukis.Para pemenang yang akan mewakili fisip ini mengaku, kemenangan yang mereka dapatkan bukan hanya dari kerja keras mereka semata, melainkan berkat doa dan dukungan dari orang orang sekitar, seperti orang tua dan sahabat serta pihak pihak lainnya.

“Kami harap kemenangan ini tidak  menjadikan kita berpuas diri, melainkan menjadikan kita sebagai seseorang yang bertanggung jawab membawa nama baik FISIP di perlombaan DAC nanti,” ujar Nadia (komunikasi 2016) perwakilan dari pemenang  FISIP goes to DAC.

Komentar