Berita Online. Festival kota lama


Flash Back di Festival Kota Lama
                   
Kota Semarang, jumat- Festival Kota Lama kembali digelar pada tanggal 20-23 september 2018. Tema yang diangkat kali ini berbeda dari biasanya yaitu “Beda Masa Satu Rasa”.

Dengan menyajikan Pameran Kangenan, disertai informasi menarik, beragam atraksi menghibur, pernak pernik unik, Pasar Sentiling yang menyajikan ragam kuliner legendaris, Jelajah Kota Lama, Temu Pusaka Indonesia, dan Pekan Film Semarang yang dikemas dengan gaya masa kini membuat masyarakat Kota Semarang dari berbagai macam generasi sangat antusias untuk mengunjunginya.

Hal unik lainnya yang dapat ditemui ialah ketika memasuki bazar kuliner. Disana pengunjung harus menukarkan uang nya dengan uang mainan untuk membeli makanan.

 “Panitia menyediakan uang mainan dengan nominal lebih kecil agar sama seperti nominal yang dugunakan pada tempo dulu. Misalnya uang Rp. 10.000 ditukarkan dengan uang mainan yang bernominal 10. Kita menyediakan pecahan 50,20,10,5,dan 1” tutur Rizki, panitia penukaran uang.

Festival Kota Lama mengangkat keberagaman Kota semarang. Terlihat dengan adanya produk akuturasi budaya seperti Kue Ganjel Rel, kopi arab dan penampilan seseorang bak orang belada dalam Temu Pusaka Indonesia.

Lokasi Festival kota lama kali ini berbeda dari tahun sebelumnya dikarenakan adanya pembangunan, tepatnya di Jalan Cendrawasih, di depan Gereja Gedangan. Dan digelar mulai pukul 16:00 hingga 22:00 WIB, kecuali di hari Minggu yang dimulai lebih awal pukul 12.00-22.00 WIB.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik jazz dari Nial Djuliarso, Ten2five, dan Tohpati. Tak lupa Bonlancung, kampung pembuatan kulit lumpia terbesar yang ada di Indonesia.
“Adanya Festival kota Lama sontak mengembalikan ingatan dan mengobati kerinduan masyarakat dengan suasana Kota Semarang tempo dulu” pungkas ariel selaku pengunjung

Komentar